Team Principal Repsol Honda sekaligus petinngi Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo, yakin betul kalau Marc Marquez tak mungkin sengaja mengalah di MotoGP Valencia untuk membantu Jorge Lorenzo merebut titel juara dunia 2015. Suppo menyebut ini adalah tuduhan yang gila!
Suppo mengklaim kalau Marquez sebenarnya sangat kecewa gagal memenangi balapan pamungkas MotoGP 2015 tersebut.
“Tampaknya saat ini apapun yang kami lakukan atau sentuh menimbulkan masalah. Marc (Marquez) sengaja mengalah untuk Jorge (Lorenzo)? Spanish Connection? Itu adalah tuduhan yang gila! Marc adalah juara bertahan MotoGP dan juga juara di musim sebelumnya. Jadi, dia terbiasa finis terdepan, bukan kedua atau ketiga. Dia sangat kecewa. Saya kira sangat tidak masuk akal kalau Marc tak berusaha menyerang Jorge (di Valencia),” celoteh Suppo, seperti dilansir RACER, Kamis (19/11/2015).
Suppo pun yakin meski Marquez memenangi balapan di Valencia, Lorenzo akan tetap keluar sebagai juara. Hitung-hitungan Suppo adalah poin Lorenzo dan Rossi akan sama di puncak klasemen akhir, namun Lorenzo tetap jadi juara dunia karena unggul dalam jumlah kemenangan dibanding The Doctor.
“Jika Marc menang atas Jorge dan Dani (Pedrosa) finis ketiga, Jorge masih bisa meraih gelar dengan raihan poin yang sama dengan Vale, namun Jorge unggul jumlah kemenangan. Namun, saya pikir Jorge dan Vale sama-sama pantas jadi juara. Keduanya tampil luar biasa musim ini,” tandas eks Team Manager Ducati tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar