Kamis, 19 November 2015

Lini Tengah PSM Jadi Momok Kabau Sirah

Semen Padang akan melakoni laga kedua di turnamen Piala Jendral Sudirman (PJS) 2015 Grup B dengan ditantang PSM Makasar, Jum'at sore 20 November 2015. Dari semua kekuatan tim Juku Eja, julukan PSM, kekuatan lini tim menjadi momok yang akan diantisipasi dengan baik oleh Semen Padang.
Tekanan lebih besar menaungi Semen Padang di laga kedua. Setelah di pertandingan pembuka tim besutan Nil Maizar itu, hanya mampu meraup satu angka, setelah ditundukan Persipura Jayapura lewat babak adu penalti, Selasa 17 November 2015. Setelah di waktu normal, laga berkesudahan dengan skor imbang 2-2.
Dari semua kekuatan yang dimiliki PSM, solitnya lini tengah tim yang bermarkas di Stadion Andi Mattalatta tersebut diakui Nil sebagai momok yang akan diwaspadai betul oleh anak-anak Kabau Sirah, julukan Semen Padang. Karena di posisi itu menurut mantan pelatih tim nasional (timnas) Indonesia di Piala AFF 2012 tersebut, PSM memiliki pemain-pemain potensial.
"PSM Makassar adalah tim yang bagus dengan dihuni gabungan pemain-pemain senior dan juga junior. Terlebih mereka punya pemain tengah yang bagus-bagus seperti ada Samsul (Chaerudin) dan Patrice Nzekou," ungkap Nil saat dihubungi media ini, Kamis (19/11).
Walau pun begitu, pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat, 45 tahun silam tersebut, mendapat dukungan dari fitnya seluruh pemain yang dimilikinya saat ini. Dengan begitu, Nil mengaku siap menurunkan tim terbaik demi mendapatkan angka penuh perdana di turnamen PJS 2015.

Lirik Lagu Los Pakualamos - Get My Way

[Bridge] 
 We are

[Chorus]
Los pakualamos in my life
Get my way, sreet my life
Yes slow, yes I do
Do what you do can I do
(2x)

[Verse 1]
Yoh! Kini ku mulai berjalan mencari cahaya
Hitam, putih, jadikan saksi sebuah sandiwara
Sandiwara yg telah tersusun para drama
Menjadikan hidup penuh makna dan warna
Lika liku kuhadapi walau menanjak tajam
Menghadapi lubang ketika terjatuh teramat curam
Membungkam, mulut ketika
Tak ada nyata,fakta, realita, bertentangan dan terbuka
Bukan unjuk gigi siapa yg pantas diuji
Mengungguli dan tunjukan sebuah jati diri
Mengerti, karena apa yg selalu menanti
Perlakuan yg sama pasti kan kuhadapi
Bukan ego terpentas, spontanitas bergerak
Merangkak, menunduk, bukan berdiri tegak
Seolah dewa duduk dan diam tapi mengerti
Dihargai, disegani, tau diri siapa kami

[Bridge]
We are

[Chorus]
[Chorus]
Los pakualamos in my life
Get my way, sreet my life
Yes slow, yes I do
Do what you do can I do
(2x)


[Verse 2]
Yo cek mikrofonmu masih bertanya Tanya
Apa kulantunkan seder rima bermakna
Tersusun dalam scenario kehidupan semesta
Badan diri kehidupan yg nyata
Ketika bibir terucap tentang  filosofi
Mengubah skema sketsa pada diri ini
Lebih merunduk, merunduk tak berdiri
Mungkin bisa dikatakan diharap terlalu dini

[Verse 3]
Bukan curang, tapi lebih mengatur
Mengatur strategi bukanlah seragam mujur
Tapi bergerak, jakalau aku terserang menmebtang
Tapi garis maaf masih melintang
Jangan jadi pemenang, bila tak tau diri
Lebih andalkan sikap yg menghargai
Jangan sampai tertikam oleh kata”mu
Semua ada, sketsa, dijalan hidup



[Bridge] We are

[Chorus]
Los pakualamos in my life
Get my way, sreet my life
Yes slow, yes I do
Do what you do can I do
(2x)

[Verse 4]
Dicek mengapa setengah tengah menahan diri
Lindungi suasana pada hari ini
Jiwa juga tak mampu bila harus terusik, berisik
Mengemban lirik, kubalik kutampik
Menahan cacian umpatan selalu dating
Memajang garis meja yg tak terhalang
Bagai hewan liar yg menghembuskan nafas
Terlepas bebas, arogansimu pun kini semakin buas
Kepalaku tak lagi bisa membendung suara
Suara yg sampai yang menggema merasuk jiwa
Kita begini bagai sifat langit dan bumi
Jauh, rodapun masih berputar pada rotasi
Kembalikanlah dirimu pada perlakuan
Bercermin pada diri, siapakah dirimu?
Berjalan melangkah, di jalan yg lurus, menembus, jalan hidup
*Mmmmmhhh* hahh

[Bridge] We are

[Chorus]
Los pakualamos in my life
Get my way, sreet my life
Yes slow, yes I do
Do what you do can I do
(2x)

[Bridge] We are

[Chorus]
Los pakualamos in my life
Get my way, sreet my life
Yes slow, yes I do
Do what you do can

[Bridge] We are

[Chorus]
Los pakualamos in my life
Get my way, sreet my life
Yes slow, yes I do
Do what you do can I do
(2x)

Kunci Gitar lagu Superman Is Dead (SID) - Sunset di tanah Anarki

Intro : G

         C        D               G
Andai ku malaikat,ku potong sayap ku
            C         D        G
Dan rasakan pedih di dunia bersamamu
            C        D          G
Perang kan berakhir,cinta kan abadi
         C        D           G
Di tanah anarki,romansa terjadi

                  C       D                 G
Desing peluru tak bertuan,Hari- hari yg tak benderang
Em           C          D                 G
Setiap Detik nyawa ini,ku pertahankan untukmu
                   C      D          G
Alasan ku ada disini, dan parasmu yg ku rindukan
Em               C      D          G
Di neraka kan ku menang kan Hariku bersamamu.

Reff :
C        D                  G
Andai ku malaikat,ku potong sayapku
            C        D         G
Dan rasakan pedih di dunia bersamamu
           C        D           G
Perang kan berakhir,cinta kan abadi
          C      D           G
Di tanah anarki,romansa terjadi

[Brianna]:
              C                 D             G
Dalam Gelisahku menunggu, berita tentanggerilyamu
Em                  C D           G
Semerbak rindu kuasai udara panas ini
               C          D                  G
Sepucuk surat telah tiba, dan senja pun ikut berdebar
Em              C      D                  G
kalimat dan indah kisahmu tentang perang dan cinta

Lirik Lagu - Kunci gitar - Chords Gitar dan Kord Gitar

C        D                  G
Andai ku malaikat,ku potong sayapku
            C        D         G
Dan rasakan pedih di dunia bersamamu
           C        D           G
Perang kan berakhir,cinta kan abadi
          C      D           G
Di tanah anarki,romansa terjadi

Guitar : C D G......Em

C        D           G
Ku basuh luka dengan air mata.
C         D          G
Oh hatimu beku,serta jiwa mu yang lelah
Em              C      D                  G
tak henti lawan dunia, dengan mimpi besar untuk cinta
                   C       D                G 
dan jalan mu untuk pulang, di ujung waktu kan ada cahaya..
       C    D         G
Itulah aku,raihlah mimpimu

Marquez Sengaja Mengalah adalah Tuduhan Gila!

Team Principal Repsol Honda sekaligus petinngi Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo, yakin betul kalau Marc Marquez tak mungkin sengaja mengalah di MotoGP Valencia untuk membantu Jorge Lorenzo merebut titel juara dunia 2015. Suppo menyebut ini adalah tuduhan yang gila!
Suppo mengklaim kalau Marquez sebenarnya sangat kecewa gagal memenangi balapan pamungkas MotoGP 2015 tersebut.
“Tampaknya saat ini apapun yang kami lakukan atau sentuh menimbulkan masalah. Marc (Marquez) sengaja mengalah untuk Jorge (Lorenzo)? Spanish Connection? Itu adalah tuduhan yang gila! Marc adalah juara bertahan MotoGP dan juga juara di musim sebelumnya. Jadi, dia terbiasa finis terdepan, bukan kedua atau ketiga. Dia sangat kecewa. Saya kira sangat tidak masuk akal kalau Marc tak berusaha menyerang Jorge (di Valencia),” celoteh Suppo, seperti dilansir RACER, Kamis (19/11/2015).
Suppo pun yakin meski Marquez memenangi balapan di Valencia, Lorenzo akan tetap keluar sebagai juara. Hitung-hitungan Suppo adalah poin Lorenzo dan Rossi akan sama di puncak klasemen akhir, namun Lorenzo tetap jadi juara dunia karena unggul dalam jumlah kemenangan dibanding The Doctor.
“Jika Marc menang atas Jorge dan Dani (Pedrosa) finis ketiga, Jorge masih bisa meraih gelar dengan raihan poin yang sama dengan Vale, namun Jorge unggul jumlah kemenangan. Namun, saya pikir Jorge dan Vale sama-sama pantas jadi juara. Keduanya tampil luar biasa musim ini,” tandas eks Team Manager Ducati tersebut